Rabu, 10 Mei 2017

Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana | Selamat datang para pecinta tanaman di blog lintangsore.com. Kali ini kita akan membahas cara membuat pupuk kompos sederhana untuk pemakaian sendiri. Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, pupuk kompos adalah salah satu pupuk organik buatan manusia yang dibuat dari proses pembusukan sisa-sisa bahan organik seperti tanaman maupun hewan. Proses pengomposan dapat berlangsung secara aerobik yaitu melibatkan oksigen dan anaerobik atau tanpa menggunakan osigen di dalam prosesnya. Proses dekomposisi atau penguraian inilah yang menjadikannya disebut sebagai pupuk kompos.
Silakan dibaca juga : cara membuat pupuk organik cair sederhana

Proses Pembuatan Pupuk Kompos Sederhana

Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana
Proses pembuatan pupuk kompos sebenarnya meniru proses terbentuknya humus di alam. Namun dengan cara merekayasa kondisi lingkungan dan menambahkan beberapa unsur, pembuatan pupuk kompos dapat dipercepat yaitu hanya dalam jangka waktu 2 minggu sampai 1 bulan. Waktu ini melebihi kecepatan terbentuknya humus secara alami. Oleh karena itu, pupuk kompos dapat selalu dibuat dan tersedia sewaktu-waktu diperlukan tanpa harus menunggu bertahun-tahun.

Bahan Baku untuk Membuat Pupuk Kompos Sederhana

Seperti yang sudah disebutkan di atas, pupuk kompos dibuat dari unsur-unsur organik seperti tanaman dan hewan. Pembagian jenis pupuk kompos menurut bahan bakunya adalah sebagai berikut :

Pupuk kompos dari sampah coklat

yang termasuk sampah kering di antaranya adalah: daun kering, rumput kering, serbuk gergaji serutan kayu, sekam padi, limbah kertas , kulit jagung, jerami(batang padi) , dan tangkai sayuran.
Pupuk kompos dari bahan sampah coklat sifat fisiknya kering, kasar, berserat dan berwarna coklat. Umumnya mengandung unsur C carbon tinggi, sehingga baik diaplikasikan untuk tanaman agar cepat berbuah.

Pupuk kompos dari sampah hijau

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah OrganikSampah hijau disini bisa terdiri dari: sayur-sayuran, buah-buahan, potongan rumput, daun segar, limbah rumah tangga, bubuk teh dan kopi, kulit telur, pupuk kandang (kotoran unggas seperti ayam, itik, sapi dan kambing). Untuk mudahnya pupuk kompos jenis ini bahan bakunya masih ada kadar airnya.
Pupuk kompos dari sampah hijau kaya dengan unsur Nitrogen ( N ) yang dibutuhkan mikroba untuk tumbuh dan berkembang. Baik diaplikasikan pada tanaman yang sedang dalam masa pertumbuhan cabang dan daun. 

By : bagas32

Tidak ada komentar:

Posting Komentar